Saturday, 24 July 2010

Monumen Panglima Soedirman Di Lelang.


Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman dan sebuah rumah yang sebelumnya markas gerilya di Komplek Wisata Sejarah di Pacitan Jawa Timur akan dilelang. Apabila hal itu terjadi, pengelolaan monumen itu berpindah ke tangan orang lain, maka aset benda bersejarah tersebut bukan lagi milik pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah dituntut segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan patung Monumen Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Sejarawan Universitas Malang, Blasius Suprapta berharap, saksi sejarah yang berada di Desa Pakisbaru, Kecamatan Nawangan, pemerintah harus segera merespon untuk menyelamatkan benda bersejarah tersebut," katanya, Senin (19/7). Ia mengungkapkan, Panglima Besar Jenderal Sudirman merupakan salah satu pahlawan nasional. Sehingga peninggalan dirinya harus dimaknai sebagai peninggalan sejarah. "Semua peninggalan pahlawan nasional sangat bernilai historis," ujarnya.

Menurutnya, sekarang ini masih ada jalan keluar, setidaknya lelang terhadap rumah bersejarah dan patung perunggu Jenderal Sudirman bisa dicegah ketika pemerintah serius menangani masalah ini. Apalagi patung itu bisa dikatakan kebanggaan bangsa, terlebih lagi berlokasi di Pacitan, kelahiran Susilo Bambang Yudhoyono. "Semua masih dapat dicegah ketika pemerintah segera melakukan tindakan, apalagi patung dan rumah bersejarah itu menjadi ikon pariwisata Kabupaten Pacitan yang memiliki nilai sejarah tinggi, karena perang gerilya sampai di daerah tersebut," jelasnya.

Blasius juga menambahkan, saat ini di tempat itu ada tulisan perjalanan secara lengkap tentang perjuangan gerilya Jenderal Sudirman. Jadi sudah seharusnya rumah markas komando perang gerilya di Pacitan itu bisa menjadi cagar budaya atau salah-satu benda bersejarah sehingga harus dipertahankan.

Sumber : suaramerdeka.com


Read more...

Adjie Notonegoro Kembali Dilaporkan ke Polisi

Boby Andi Rizal (34), seorang pengusaha kargo melaporkan perancang busana Adjie Notonegoro kepada Kepolisian Daerah Metro Jaya terkait dugaan kasus tindak pidana penipuan uang senilai Rp132 juta.

Boby dalam keterangan pers kepada wartawan di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, mengatakan uang pinjaman tersebut sedianya digunakan Adji sebagai modal untuk menebus pembelian kain karena terdesak batas waktu kontrak kerja dengan Bank Sumatra Selatan (Sumsel).

"Namun, sejak batas waktu peminjaman uang yang di sepakati pada tanggal 10 Oktober 2009 hingga kini, uang saya belum juga dikembalikan oleh Adji dengan alasan yang tidak jelas," katanya.

Boby mengaku telah berulang kali dibohongi oleh Adji saat tanggal jatuh tempo pembayaran berlangsung.

"Adji pertama kali mendatangi kantor saya PT Sanur Khatulistiwa, di Graha Sakha, Jalan Kali Malang, Kota Bekasi, pada tanggal 10 September 2010 untuk meminjam uang bersama dengan dua rekannya," kata Boby yang juga menjabat sebagai pemilik PT Sanur Khatulistiwa.

Adjie yang saat ini mendekam di tahanan akibat kasus penipuan berlian, kata dia, memohon pinjaman uang Rp132 juta dengan memberikan jaminan satu unit kendaraan jenis Suzuki Grand Vitara bernomor B 8118 EA atas nama Adjie.

"Namun, mobil itu ternyata bermasalah dengan pihak leasing karena cicilannya belum dibayar selama sembilan bulan dan terpaksa ditarik kembali. Bahkan, cek yang diberikan kepada saya senilai Rp132 juta ternyata tidak memiliki saldo dan ditolak oleh bank," katanya.

Walau demikian, kata dia, pihaknya masih menerima kondisi tersebut dengan alasan pertemanan. Selanjutnya, Adji kembali memberi jaminan berupa satu unit mobil Grand Serena bernomor polisi B 8080 YO yang ternyata kendaraan tersebut adalah milik rental.

"Pada tanggal 1 Desember 2010, saya mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan kasus ini dengan nomor surat LP/3459/K/XII/2009/SPK dengan tindak pidana penipuan. Mobil Grand Serena saat ini ditahan polisi sebagai barang bukti," katanya.

Boby berharap, upaya tersebut dapat memberikan efek jera terhadap pelaku dan mengingatkan semua pihak untuk waspada terhadap penipuan dengan modus serupa.

"Saya tidak mengharapkan uang saya kembali, namun saya berharap agar pelaku sadar terhadap perbuatannya," kata Boby.

Hingga kini pihak Adjie belum memberikan keterangan terkait kasus tersebut.

Sumber : antaranews.com

Read more...

Polisi Belum Temukan Bukti Rivaldo Pengedar Sabu


Pihak kepolisian mengungkapkan belum menemukan bukti bahwa artis Rivaldo Surya Permana sebagai pengedar barang haram tersebut.

Wakapolres Jakarta Barat, AKBP Aan Suhanan di Jakarta, Jumat mengatakan, Rivaldo mengakui barang haram tersebut digunakan dan dikonsumsi sendiri.

Padahal barang bukti yang ditemukan petugas terbilang banyak, dengan barang bukti sabu seberat 62,53 gram dengan nilai Rp 125 juta.

"Menurut pengakuannya, barang itu digunakan untuk sendiri. Meski begitu dugaan kuat bahwa ia merupakan pengedar kita tunggu hasil pemeriksaan petugas," di Polres Jakarta Barat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan oleh polisi sejak Selasa kemarin, tambahnya, narkoba tersebut bukanlah milik Aldo, melainkan milik MY, tersangka lainnya yang juga tertangkap bersama bintang sinetron Ada Apa Dengan Cinta? itu.

"MY yang memiliki kaitan dengan bandar yang posisinya lebih tinggi lagi. Dari hasil pemeriksaan dan pengakuan, ini milik MY. Jadi, yang berhubungan dengan bandar di atasnya adalah MY. Tapi, kami masih melakukan pengembangan," lanjutnya.

Aan menjelaskan, barang bukti tersebut memang tidak ditemukan melekat di badan Aldo, maupun dua tersangka lainnya, yakni AIR dan MY.

Namun sabu itu ditemukan di dalam kotak yang yang terletak di dekat persneling mobil yang digunakan oleh ketiga tersangka.

"Pada saat penangkapan, sabu itu ditemukan di boks mobil yang ada di tengah-tengah persneling .Jadi, kita masih selidiki barang haram tersebut milik siapa," kata Aan.

Dia menegaskan, hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah kasus ini ada kaitannya dengan sindikat perdagangan narkotika yang lebih besar.

"Ini sudah satu tingkat ke atas kita ungkap dan sedang kita selidiki lagi untuk tingkat selanjutnya,"katanya.



Melarikan diri

Rivaldo, MY, dan AIR saat ditangkap di depan Wisma 77 Slipi, Jakarta Barat, pada Selasa lalu sempat berupaya melarikan diri menggunakan mobil Suzuki Grand Vitara warna silver bernomor polisi DD 78 SQ.

Kemudian terjadilah aksi kejar-kejaran antara mobil polisi dan pelaku di Jalan S. Parman, Slipi, Jakarta Barat.

Saat berhasil dihentikan dan digeledah oleh pihak kepolisian, ditemukan satu bungkus sabu seberat 62 gram dalam sebuah amplop cokelat, dua paket plastik kecil shabu 0,53 gram, satu bong plastik, dua cangklong beling, satu sedotan plastik, dan satu korek api berisi ganja

Read more...

Budi daya Ternak Kelinci

SEJARAH SINGKAT
Ternak ini semula hewan liar yang sulit dijinakkan. Kelinci dijinakkan sejak 2000 tahun silam dengan tujuan keindahan, bahan pangan dan sebagai hewan percobaan. Hampir setiap negara di dunia memiliki ternak kelinci karena kelinci mempunyai daya adaptasi tubuh yang relatif tinggi sehingga mampu hidup di
hampir seluruh dunia. Kelinci dikembangkan di daerah dengan populasi penduduk relatif tinggi, Adanya penyebaran kelinci juga menimbulkan sebutan yang berbeda, di Eropa disebut rabbit, Indonesia disebut kelinci, Jawa disebut trewelu dan sebagainya.

SENTRA PERIKANAN

Di Indonesia masih terbatas daerah tertentu dan belum menjadi sentra produksi/dengan kata lain pemeliharaan masih tradisional.

JENIS
Menurut sistem Binomial, bangsa kelinci diklasifikasikan sebagai berikut :
Ordo : Lagomorpha
Famili : Leporidae
Sub famili : Leporine
Genus : Lepus, Orictolagus
Spesies : Lepus spp., Orictolagus spp.
Jenis yang umum diternakkan adalah American Chinchilla, Angora, Belgian,
Californian, Dutch, English Spot, Flemish Giant, Havana, Himalayan, New
Zealand Red, White dan Black, Rex Amerika. Kelinci lokal yang ada
sebenarnya berasal dari dari Eropa yang telah bercampur dengan jenis lain
hingga sulit dikenali lagi. Jenis New Zealand White dan Californian sangat baik
untuk produksi daging, sedangkan Angora baik untuk bulu.

MANFAAT
Manfaat yang diambil dari kelinci adalah bulu dan daging yang sampai saat ini mulai laku keras di asaran. Selain itu hasil ikutan masih dapat dimanfaatkan untuk pupuk, kerajinan dan pakan ternak.

PERSYARATAN LOKASI
Dekat sumber air, jauh dari tempat kediaman, bebas gangguan asap, baubauan,suara bising dan terlindung dari predator.

PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Yang perlu diperhatikan dalam usaha ternak kelinci adalah persiapan lokasi yang sesuai, pembuatan kandang, penyediaan bibit dan penyediaan pakan.

Penyiapan Sarana dan Perlengkapan
Fungsi kandang sebagai tempat berkembangbiak dengan suhu ideal 21 derajat C, sirkulasi udara lancar, lama pencahayaan ideal 12 jam dan melindungiternak dari predator. Menurut kegunaan, kandang kelinci dibedakan menjadi kandang induk. Untuk induk/kelinci dewasa atau induk dan anak-anaknya,kandang jantan, khusus untuk pejantan dengan ukuran lebih besar dan Kandang anak lepas sapih. Untuk menghindari perkawinan awal kelompok dilakukan pemisahan antara jantan dan betina. Kandang berukuran 200x70x70 cm tinggi alas 50 cm cukup
untuk 12 ekor betina/10 ekor jantan. Kandang anak (kotak beranak) ukuran 50x30x45 cm.

Menurut bentuknya kandang kelinci dibagi menjadi:
1) Kandang sistem postal, tanpa halaman pengumbaran, ditempatkan dalam ruangan dan cocok untuk kelinci muda.
2) Kandang sistem ranch ; dilengkapi dengan halaman pengumbaran.
3) Kandang battery; mirip sangkar berderet dimana satu sangkar untuk satu ekor dengan konstruksi Flatdech Battery (berjajar), Tier Battery (bertingkat), Pyramidal Battery (susun piramid). Perlengkapan kandang yang diperlukan adalah tempat pakan dan minum yang tahan pecah dan mudah dibersihkan.

Pembibitan
Untuk syarat ternak tergantung dari tujuan utama pemeliharaan kelinci tersebut.Untuk tujuan jenis bulu maka jenis Angora, American Chinchilla dan Rex merupakan ternak yang cocok. Sedang untuk tujuan daging maka jenis Belgian, Californian, Flemish Giant, Havana, Himalayan dan New Zealand merupakan
ternak yang cocok dipelihara.
1) Pemilihan bibit dan calon induk Bila peternakan bertujuan untuk daging, dipilih jenis kelinci yang berbobot badan dan tinggi dengan perdagingan yang baik, sedangkan untuk tujuan bulu jelas memilih bibit-bibit yang punya potensi genetik pertumbuhan bulu yang baik. Secara spesifik untuk keduanya harus punya sifat fertilitas tinggi, tidak mudah nervous, tidak cacat, mata bersih dan terawat, bulu tidak kusam, lincah/aktif bergerak.
2) Perawatan Bibit dan calon induk
Perawatan bibit menentukan kualitas induk yang baik pula, oleh karena itu perawatan utama yang perlu perhatian adalah pemberian pakan yang cukup, pengaturan dan sanitasi kandang yang baik serta mencegah kandang dari gangguan luar.
3) Sistem Pemuliabiakan
Untuk mendapat keturunan yang lebih baik dan mempertahankan sifat yang spesifik maka pembiakan dibedakan dalam 3 kategori yaitu:
a. In Breeding (silang dalam), untuk mempertahankan dan menonjolkan sifat spesifik misalnya bulu, proporsi daging.
b. Cross Breeding (silang luar), untuk mendapatkan keturunan lebih baik/menambah sifat-sifat unggul.
c. Pure Line Breeding (silang antara bibit murai), untuk mendapat bangsa/jenis baru yang diharapkan memiliki penampilan yang merupakan perpaduan 2 keunggulan bibit.
4) Reproduksi dan Perkawinan
Kelinci betina segera dikawinkan ketika mencapai dewasa pada umur 5 bulan (betina dan jantan). Bila terlalu muda kesehatan terganggu dan dan mortalitas anak tinggi. Bila pejantan pertama kali mengawini, sebaiknya kawinkan dengan betina yang sudah pernah beranak. Waktu kawin pagi/sore
hari di kandang pejantan dan biarkan hingga terjadi 2 kali perkawinan, setelah itu pejantan dipisahkan.
5) Proses Kelahiran
Setelah perkawinan kelinci akan mengalami kebuntingan selama 30-32 hari. Kebuntingan pada kelinci dapat dideteksi dengan meraba perut kelinci betina 12-14 hari setelah perkawinan, bila terasa ada bola-bola kecil berarti terjadi kebuntingan. Lima hari menjelang kelahiran induk dipindah ke kandang
beranak untuk memberi kesempatan menyiapkan penghangat dengan cara merontokkan bulunya. Kelahiran kelinci yang sering terjadi malam hari dengan kondisi anak lemah, mata tertutup dan tidak berbulu. Jumlah anak yang dilahirkan bervariasi sekitar 6-10 ekor.

Pemeliharaan
1) Sanitasi dan Tindakan Preventif
Tempat pemeliharaan diusahakan selalu kering agar tidak jadi sarang penyakit. Tempat yang lembab dan basah menyebabkan kelinci mudah pilek dan terserang penyakit kulit.
2) Pengontrolan Penyakit
Kelinci yang terserang penyakit umumnya punya gejala lesu, nafsu makan turun, suhu badan naik dan mata sayu. Bila kelinci menunjukkan hal ini segera dikarantinakan dan benda pencemar juga segera disingkirkan untuk mencegah wabah penyakit.
3) Perawatan Ternak
Penyapihan anak kelinci dilakukan setelah umur 7-8 minggu. Anak sapihan ditempatkan kandang tersendiri dengan isi 2-3 ekor/kandang dan disediakan pakan yang cukup dan berkualitas. Pemisahan berdasar kelamin perlu untuk mencegah dewasa yang terlalu dini. Pengebirian dapat dilakukan saat
menjelang dewasa. Umumnya dilakukan pada kelinci jantan dengan membuang testisnya.
4) Pemberian Pakan
Jenis pakan yang diberikan meliputi hijauan meliputi rumput lapangan, rumput gajah, sayuran meliputi kol, sawi, kangkung, daun kacang, daun turi dan daun kacang panjang, biji-bijian/pakan penguat meliputi jagung, kacang hijau, padi, kacang tanah, sorghum, dedak dan bungkil-bungkilan. Untuk memenuhi pakan ini perlu pakan tambahn berupa konsentrat yang dapat dibeli di toko pakan ternak.

Pakan dan minum diberikan dipagi hari sekitar pukul 10.00. Kelinci diberi pakan dedak yang dicampur sedikit air. Pukul 13.00 diberi rumput sedikit/secukupnya dan pukul 18.00 rumput diberikan dalam jumlah yang lebih banyak. Pemberian air minum perlu disediakan di kandang untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya.
5) Pemeliharaan Kandang
Lantai/alas kandang, tempat pakan dan minum, sisa pakan dan kotoran kelinci setiap hari harus dibersihkan untuk menghindari timbulnya penyakit. Sinar matahari pagi harus masuk ke kandang untuk membunuh bibit penyakit. Dinding kandang dicat dengan kapur/ter. Kandang bekas kelinci sakit
dibersihkan dengan kreolin/lysol.

HAMA DAN PENYAKIT
1) Bisul
Penyebab: terjadinya pengumpulan darah kotor di bawah kulit.
Pengendalian: pembedahan dan pengeluaran darah kotor selanjutnya diberi Jodium.
2) Kudis
Penyebab: Darcoptes scabiei. Gejala: ditandai dengan koreng di tubuh.
Pengendalian: dengan antibiotik salep.
3) Eksim
Penyebab: kotoran yang menempel di kulit. Pengendalian: menggunakan salep/bedak Salicyl.
4) Penyakit telinga
Penyebab: kutu. Pengendalian: meneteskan minyak nabati.
5) Penyakit kulit kepala
Penyebab: jamur. Gejala: timbul semacam sisik pada kepala.
Pengendalian: dengan bubuk belerang.
6) Penyakit mata
Penyebab: bakteri dan debu. Gejala: mata basah dan berair terus.
Pengendalian: dengan salep mata.
7) Mastitis
Penyebab: susu yang keluar sedikit/tak dapat keluar. Gejala: puting
mengeras dan panas bila dipegang. Pengendalian: dengan tidak menyapih anak terlalu mendadak.
8) Pilek
Penyebab: virus. Gejala: hidung berair terus. Pengendalian: penyemprotan antiseptik pada hidung.
9) Radang paru-paru
Penyebab: bakteri Pasteurella multocida. Gejala: napas sesak, mata dan
telinga kebiruan. Pengendalian: diberi minum Sul-Q-nox.
10) Berak darah
Penyebab: protozoa Eimeira. Gejala: nafsu makan hilang, tubuh kurus, perut membesar dan mencret darah. Pengendalian: diberi minum sulfaquinxalin dosis 12 ml dalam 1 liter air.
11) Hama pada kelinci umumnya merupakan predator dari kelinci seperti anjing.Pada umumnya pencegahan dan pengendalianhama dan penyakit dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan kandang, pemberian pakan yang sesuai dan memenuhi gizi dan penyingkiran sesegera mungkin ternak yang sakit.

PANEN

Hasil Utama
Hasil utama kelinci adalah daging dan bulu

Hasil Tambahan
Hasil tambahan berupa kotoran untuk pupuk

Penangkapan
Kemudian yang perlu diperhatikan cara memegang kelinci hendaknya yang benar agar kelinci tidak kesakitan.


PASCAPANEN
Stoving
Kelinci dipuasakan 6-10 jam sebelum potong untuk mengosongkan usus. Pemberian minum tetap .
Pemotongan dapat dengan 3 cara:
1) Pemukulan pendahuluan, kelinci dipukul dengan benda tumpul pada kepala dan saat koma disembelih.
2) Pematahan tulang leher, dipatahkan dengan tarikan pada tulang leher. Cara ini kurang baik.
3) Pemotongan biasa, sama seperti memotong ternak lain.

Pengulitan
Dilaksanakan mulai dari kaki belakang ke arah kepala dengan posisi kelinci digantung.

Pengeluaran Jeroan
Kulit perut disayat dari pusar ke ekor kemudian jeroan seperti usus, jantung dan paru-paru dikeluarkan. Yang perlu diperhatikan kandung kemih jangan sampai pecah karena dapat mempengaruhi kualitas karkas.

Pemotongan Karkas
Kelinci dipotong jadi 8 bagian, 2 potong kaki depan, 2 potong kaki belakang, 2 potong bagian dada dan 2 potong bagian belakang. Presentase karkas yang baik 49-52%.

ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA
1.Analisis Usaha Budidaya
Perkiraan analisis budidaya kelinci didasarkan pada jumlah ternak per 20 ekor
induk:
1) Biaya Produksi
a. Kandang dan perlengkapan Rp. 1.000.000,-
b. Bibit induk 20 ekor @ Rp. 30.000, Rp. 600.000,-
c. Pejantan 3 ekor @ Rp. 20.000,- Rp. 60.000,-
d. Pakan
- Sayur + rumput Rp. 1.000.000,-
- Konsetrat (pakan tambahan) Rp. 2.000.000,-
e. Obat Rp. 1.000.000,-
f. Tenaga kerja 2 x 12 x Rp. 150.000,- Rp. 3.600.000,-
Jumlah biaya produksi Rp. 9.260.000,-
2) Pendapatan
Kelahiran hidup/induk/tahun = 31 ekor
Penjualan:
a. Bibit: 20 x 15 x Rp. 20.000,- Rp. 6.000.000,-
b. Kelinci potong 20 x 15 x Rp. 50.000,- Rp. 15.000.000,-
c. Feses/kotoran Rp. 60.000,-
d. Bulu Rp. 750.000,-
Jumlah pendapatan Rp. 21.810.000,-
3) Keuntungan Rp. 12.550.000,-
4) Parameter kelayakan usaha - B/C ratio = 2,36

Gambaran Peluang Agribisnis
Gerakan peningkatan gizi yang dicanangkan pemerintah terutama yang berasal dari protein hewani sampai saat ini masih belum terpenuhi. Kebutuhan daging kita masih banyak dipenuhi dari impor. Kelinci yang punya keunggulan dalam cepatnya berkembang, mutu daging yang tinggi, pemeliharaan mudah dan rendahnya biaya produksi menjadikan ternak ini sangat potensial untuk dikembangkan. Apalagi didukung dengan permintaan pasar dan harga daging maupun bulu yang cukup tinggi.

DAFTAR PUSTAKA
1) Anonymous, 1986, Pemeliharaan Kelinci dan Burung Puyuh, Yasaguna,Jakarta.
2) Kartadisastra. HR, 1995, Beternak Kelinci Unggul, Kanisius, Yogyakarta.
3) Sarwono. B, 1985, Beternak Kelinci Unggul, Penebar Swadaya, Jakarta.
4) Yunus. M dan Minarti. S, 1990, Aneka Ternak, Universitas Brawijaya,Malang.

KONTAK HUBUNGAN
1) Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan – BAPPENAS
Jl.Sunda Kelapa No. 7 Jakarta, Tel. 021 390 9829 , Fax. 021 390 9829
2) Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi Bidang Pendayagunaan
dan Pemasyarakatan Iptek, Gedung II BPPT Lantai 6, Jl. M.H.Thamrin No. 8,
Jakarta 10340, Indonesia, Tel. +62 21 316 9166~69, Fax. +62 21 310 1952,
Situs Web: http://www.ristek.go.id
Jakarta, Maret 2000
Sumber : www.warintek.ristek.go.id/peternakan/budidaya/kelinci.pdf

Sumber : marwah-peternakan.blogspot.com

Read more...

Budi daya ternak Jangkrik


Perkembangan budidaya jangkrik (Liogryllus Bimaculatus) di berbagai wilayah di Indonesia dewasa ini skalanya cukup besar, begitu juga dengan seminar-seminar tentang budidaya jangkrik yang banyak diadakan di berbagai kota. Budidaya jangkrik banyak dilakukan mengingat waktu yang dibutuhkan untuk produksi telur yang akan diperdagangkan hanya memerlukan waktu ± 2-4 minggu. Sedangkan untuk produksi jangkrik untuk pakan ikan dan burung maupun untuk diambil tepungnya, hanya memerlukan 2- 3 bulan. Jangkrik betina mempunyai siklus hidup ± 3 bulan, sedangkan jantan kurang dari 3 bulan. Dalam siklus hidupnya jangkrik betina mampu memproduksi lebih dari 500 butir telur.

Usaha budidaya jangkrik memang bisa menjadi peluang bisnis yang sangat menguntungkan, baik sebagai usaha sampingan maupun usaha berskala besar. Apalagi setelah ditemukan adanya kandungan zat-zat penting yang sangat bermanfaat. Tidak hanya sebagai pakan burung kicauan dan ikan, tetapi juga sebagai bahan baku industri. Di samping itu, beternak jangkrik bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Semua orang bisa dengan mudah belajar beternak jangkrik.

Penyebaran jangkrik sendiri di berbagai wilayah Indonesia cukup merata, namun untuk kota-kota besar yang konsumennya para penggemar burung dan ikan, pada awalnya sangat tergantung pada jangkrik yang berasal dari alam, namun lama kelamaan jangkrik yang ada di alam pun saat ini semakin berkurang. Sehingga budidaya jangkrik bisa dikembangkan sebagai peluang usaha yang cukup bagus dalam sebuah skala industri.

Beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam pemilihan lokasi pembudidayaan, antara lain:

  1. Lokasi yang digunakan sebagai tempat budidaya jangkrik harus tenang, teduh dan mendapat sirkulasi udara yang baik.
  2. Lokasi tersebut juga jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya dan lain sebagainya.
  3. Tidak mendapat sinar matahari secara langsung atau berlebihan.

Budidaya jangkrik merupakan alternative usaha yang cukup mudah dan menguntungkan jika dikerjakan dengan serius. Selain ramah lingkungan, dari segi permodalan juga relatif terjangkau. Selain itu, masa pemeliharaannya juga relatif singkat. Jangkrik umur 35 hari sudah bisa dipanen. Dengan fakta tersebut, maka dibutuhkan beberapa persiapan yang matang dan serius untuk memulainya.Langkah-langkah yang dilaksanakan, berupa:

1. Penyiapan Sarana dan Peralatan

Dalam hal ini pembuatan sarana berupa kandang harus dilakukan pertama kali. Kandang untuk jangkrik menurut hasil pemantauan dilapangan dan pengalaman peternak biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm.

Kandang dapat dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun untuk mengirit biaya, maka dinding kandang dapat dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, dan kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. Untuk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak dan serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk yang berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk) yang dilumurkan ditiap kaki penyangga.

2. Peyiapan Bibit dari indukan

Bibit yang diperlukan untuk dibesarkan haruslah yang sehat,tidak sakit, tidak cacat (sungut atau kaki patah) dan umurnya sekitar 10-20 hari. Sementara Calon induk jangkrik yang baik adalah jangkrik-jangkrik yang berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik. Kalaupun induk betina tidak dapat dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dapat dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif.

3. Pemeliharaan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan antara lain:

  • Sanitasi dan Tindakan Preventif
  • Pengontrolan Penyakit
  • Perawatan Ternak
  • Pemberian Pakan
  • Pemeliharaan Kandang
Sumber : bisnisukm

Read more...

Bisnis Jangkrik Menjanjikan


USAHA budidaya jangkrik biasanya dilakukan di kawasan pinggiran kota. Tapi, Agus Saputra (22), melakukannya di kota, tepatnya di kawasan Jalan Karya Wisata Medan yang merupakan kediamannya. Alasannya, dengan membuka usaha di kota, ia lebih gampang memasarkannya. “Pasar yang akan saya ambil adalah warga perkotaan, baik di sekitar kediaman maupun di wilayah Kota Medan,” ujar Agus yang ditemui wartawan koran ini di kediamannya.

Dikatakan Agus, ia meyakini kalau tempat usahanya berada di Kota akan memberikan keuntungan. Sebab, ia mencari peluang pasar kepada para penghobi memancing yang menggunakan jangkrik sebagai umpan dan juga untuk aduan. Kemudian sebagai pakan ternak burung berkicau dan ikan hias. “Pemasaran jangkrik cenderung meningkat setiap tahun seiring makin banyaknya peminat burung berkicau dan ikan hias yang menggunakan jangkrik sebagai panganannya,” ujar Agus.

Dalam pemasarannya, banyak konsumen datang dari Deli Serdang, Binjai hingga Padang Sidempuan. Agus menjual harga jangkriknya 1 kg seharga Rp30 ribu hingga Rp40 ribu. Sementara di tingkat eceran, jangkrik dijual Rp1.000 per 15 ekor. “Tiap pekan, jangkrik yang saya jual mencapai 10 ribu hingga 12 ribu ekor jangkrik,” kata dia.

Soal keuntungan, ia mengaku mendapat untung yang lumayan besar. Meski tidak mau membuka mulut soal keuntungannya, tapi Agus bilang mendapat untung ratusan ribu dalam sepekan. “Selain budidayanya mudah, juga tidak membutuhkan modal besar,” bilangnya.
Usaha ini tidak membutuhkan lokasi yang luas dan modalnya kecil. Hanya menggunakan tripleks, papan bekas, dan bambu bahkan kardus untuk kandang jangkrik.

Sumber : hariansumutpos.com

Read more...

Bisnis Lintah Sangat Menggiurkan


Bisnis lintah kini menjadi buah bibir di manca negara dan menjadi barang langka di Indonesia. Besarnya permintaan tidak sebanding dengan pemain (bisnis) di bidang ini (usaha lintah). Apalagi dibandingkan dgn permintaan dari luar negeri. Permintaan sangat tinggi. Misalnya Jerman, Rusia, dan negara Eropa lainnya dan China. Negara ini banyak memanfaatkan lintah untuk bahan obat obtan bagi rumah sakit. Indonesia sendiri banyak menerima permintaan dari luar negeri, tentunya dengan harga yang menggiurkan.

Latar Belakang Pak Midin Muhidin, Peternak Lintah

Berawal dari penyakit yang diderita orang tuanya, melakukan terapi lintah dari salah satu klinik pengobatan. Ternyata membawa hasil. Lalu terinspirasi untuk memulai usaha lintah karena lintah yang digunakan untuk terapy berasal dari alam. Metoda yang digunakan adalah ATM yakni amati tiru dan modifikasi. Usaha dimulai sejak awal 2009 hingga sekarang. Modal awal usaha Rp.10 juta untuk biaya modal dan investasi. Pada awalnya di cibir oleh teman-temannya. Ternyata pilihannya benar dalam satu tahun sudah menghasilkan. Kini setiap bulan mampu menjual 10.000 ekor lintah per bulan dengan harga Rp.3.000 per ekor. Setelah dipotong biaya maka sisa kentungan bersih sebesar 15 juta per bulan.

Kini Midin mencari petani plasma yang mau bermitra dengan konsep plasma. Pada tahap awal akan diberi pelatihan, hasil budidaya akan ditampung. Untuk memulai usaha bisa dengan 500 ekor indukan dan dipelhara sesuai kondisi habitat aslinya, mereka akan berkembang biak secara alami. Untuk 500 ekor perlu biaya indukan 1,5 juta, lokasi.

Lintah, hewan hermaprodit.

Lintah termasuk Binatang tdk bertulang belakang seperti belut, cacing, tetapi lintah termasuk pemakan sesama sehingga perlu cara khsusus dalam pemeliharaannya. Sebagai hewan hermaprodit lintah memiliki dua kelamin jantan dan betina. Cara membedakan kelamin lintah, kelamin jantan kulit lebih kasar dan berbulu sedangkan yang betina lebih halus.

Bisa digunakan utk alat medis. Punya alat hisap, air ludah mengandung zat aktif, mampu mencegah penggumpalan

Pantas dijual mulai umur 8 bulan s/d 5 tahun bisa digunakan utk pengobatan. Harga jual utk terapi pengobatan Rp. 3000/ekor

Cara Budidaya Lintah
Lintah dapat dibudidayakan dengan mengembangbiakkannya pada lokasi yang mirip dengan habitat alami lintah yaitu lokasi yang tidak terpapar matahari langsung, agak teduh dan lembab. Tempat budidayanya dapat berupa kolam konkrit atau peluran, kolam kanvas dan polytank.

Cara mengawinkan disuatu wadah utk 2 x 1,5 m diisi 2000 ekor indukan lintah. Mereka akan kawin dan berkembang biak secara alami, bertelur dgn sendirinya. Pada habitat aslinya akan bertelur di akar akar tanaman enceng gondok. Setelah bertelur dipisah di kolam lain, agar tdk menjadi predator sesama. Bisa berkembang biak secara alami. Anak lintah cukup diberi pelet, setelah 2 bulan diberi darah dari pakan lain yang tdk bertulang belakang. Lintah bila diberi pakan dan kenyang mampu bertahan hingga 6 bulan.

Cara Operasional Budidaya Lintah
Lintah budidaya harus di jaga habitatnya sealami mungkin, dengan memberikan air dengan kadar pH normal, tinggi air di buat setinggi 1/2 ukuran tinggi kolam. Didalam kolam dimasukkan pula tanah, bebatuan untuk lintah bermain dan juga tanaman pelindung semacam eceng gondok.Kolam harus selalu dijaga dari polutan, karena lintah akan responsif sekali terhadap tembakau, cat, tiner, garam ataupun alkohol. Polutan tersebut dapat menyebabkan kematian pada lintah.

Makanan dan Pembiakannya
Makanan alami lintah adalah darah. Di habitat asli asupan darah didapat dari binatang semacam kerbau atau ikan. Nah, untuk budidaya dapat digunakan belut, ikan lele dan juga darah sapi. Namun jangan sekali-kali menggunakan darah kambing karena dapat menyebabkan kematian pada lintah. Pakan diberikan dua minggu sekali, sumber pakan lintah dari ikan lele atau belut. Lintah akan mengisap darah ikan atau belut tersebut. Yang terbaik pakan belut. Untuk 20.000 ejor lintah perlu 4 kg belut @ Rp. 52ribu per kilogram,atau Rp. 200rb per bulan.

Pemberian pakan dengan belut dapat menggunakan kawat nyamuk, dimana belut dijepit dengan kawat tersebut dan dimasukkan ke kolam lintah. Begitu belut diceburkan ke kolam maka lintah yang lapar akan menghisap darah belut tersebut. Belut diangkat sekitar 1 hari setelah peletakan. Pemberian pakan ini rutin dilakukan setidaknya 2 minggu sekali untuk masing-masing kolam.

Cara Terapi Pengobatan Menggunakan Lintah
Lintah bisa digunakan utk alat medis (kesehatan dan pengobatan). Hewan ini alat hisap berbentuk bulat, air ludah mengandung zat aktif, mampu mencegah penggumpalan darah. Terapi lintah pada dasarnya mirip dengan terapi bekam. Kelebihan utama dari lintah adalah adanya zat Hirudin yang bermanfaat sebagai zat anti koagulan yang berfungsi melancarkan aliran darah yang tersumbat. Terapi dilakukan dengan menempelkan lintah pada titik-titik akupuntur yang berhubungan dengan penyakit pasien.

Peralatan Yang Dibutuhkan Untuk Pendukung Terapi Lintah
Alat utama adalah lintah itu sendiri yang didukung oleh peralatan antara lain jarum untuk menitik agar keluar darah perangsang lintah, pinset untuk mengambil lintah, kain kasa dan kapas untuk menutup bekas luka, alkohol 90% untuk sterilisasi luka, sarung tangan plastik / latex sebagai pencegah kontak langsung dengan darah pasien dan tempat buangan lintah bisa berupa ember.

Penyakit yang dapat diobati dengan terapi lintah
Penyakit yang paling efektif diobati dengan lintah adalah jenis penyakit yang berhubungan dengan aliran darah semisal hipertensi, asam urat, kolesterol tinggi, stroke, parkinson, epilepsy, migrain, vertigo, varises, wasir dll. Lintah juga efektif untuk kosmetika atau kecantikan untuk menghilangkan jerawat, vitiligo, penurunan berat badan dll.

Nah, bagi yang tertarik dengan usaha budidaya lintah, silahkan gunakan metode ATM, amati tiru dan modifikasi. Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi website budidaya lintah yang diasuh oleh Bpk Midin Muhidin.

Jika Bapak/Ibu berminat, dapat menghubungi setiap hari di :
- Telepon : (021) 9765556 / 08176434677
- e-mail : enhamidin@gmail.com
- website : www.lintahindonesia.co.cc

Sumber : usaha-umkm


Read more...

Bisnis Jamur Menggiurkan


Jangankan mengabulkan permintaan ekspor, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja, para petani belum mampu.
Bingung agribisnis mana yang akan dipilih? Tak ada salahnya bila Anda mencoba usaha tani jamur konsumsi. Menurut H.M Kudrat Slamet, Ketua Umum Masyarakat Agribisnis Jamur Indonesia (MAJI), jenis jamur yang diminati konsumen yaitu jamur merang (Volvariella volvaceae), jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus), jamur kuping (Auricularia polytricha), champignon (Agaricus bisporus), dan shiitake (Lentinus edodes).
Dari kelima jenis jamur tersebut, jamur meranglah yang banyak diusahakan petani. Sebab, dibanding jenis jamur lainnya, jamur merang lebih mudah dibudidayakan, dan siklus hidupnya pendek hanya satu bulan. “Jamur merang mendominasi 55%—60% dari total produksi jamur nasional,” ungkap Kudrat.
Berikutnya adalah jamur tiram putih. Produksi jamur yang pengembangannya mulai dirintis sejak 1997-an itu, sekitar 30% dari total produksi jamur Indonesia. Jamur kayu yang banyak dibudidayakan di daerah berketinggian 800—1.300 m di atas permukaan laut ini mempunyai siklus hidup 5 bulan, dengan masa panen 4 bulan.

Tinggal Pilih
Petani jamur merang banyak dijumpai di dearah dataran rendah, seperti di Pantura (Pantai Utara Jawa). Khususnya di Jabar, sentra produksi jamur merang dapat ditemui di Bekasi, Karawang, Subang, dan Cirebon.
Sementara sentra jamur tiram putih berada di Kabupaten Bandung (Cisarua, Lembang, Ciwidey, Pangalengan), Bogor, Sukabumi, Garut, dan Tasikmalaya. Di luar Jabar terdapat di Sleman, Yogyakarta, dan Solo. Untuk jamur kuping, bisa dijumpai di Jateng (Ambarawa dan Yogyakarta), serta di Ciwidey.
Walupun belum banyak, pelaku usaha jamur champignon, alias jamur kancing, dapat dijumpai di Bumiayu (Jateng) dan Randutatah, Malang (Jatim). Pun untuk jamur shiitake, contoh pelaku usahanya berada di Cibodas Lembang dan Malang.
Champignon dan shiitake lebih banyak dihasilkan oleh perusahaan besar, lantaran diproduksi untuk olahan (kalengan). Sementara jamur merang, jamur tiram putih, dan jamur kuping, lebih merakyat, sehingga banyak dipilih untuk diusahakan.

Bernilai Plus
Menurut MAJI, dalam tiga tahun terakhir, minat masyarakat untuk mengonsumsi jamur terus meningkat. Salah satunya dapat dilihat dari kreatifitas para pedagang, yang sebelumnya hanya menjajakan jamur segar, sekarang sudah merambah ke olahan, seperti memproduksi keripik jamur.
Kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi jamur berpengaruh positif terhadap permintaan pasokan. “Permintaan jamur terus meningkat, berapapun yang diproduksi oleh petani habis terserap. Kenaikannya sekitar 20%—25%/tahun,” papar Ir N.S Adiyuwono, pemilik perusahaan Jamur Sinapeul di Ciwidey, yang mengusahakan jamur tiram dan jamur kuping.
Konsumen, lanjut Adi, menyadari bahwa jamur bukan sekadar makanan, tapi juga mengandung khasiat obat. “Dulu, banyak orang kalau ditawari jamur, takut keracunan. Sekarang ada perubahan paradigma, ketika disodori jamur akan bertanya tentang khasiatnya,” imbuhnya.
Selain lezat, dewasa ini orang makan jamur lantaran pertimbangan kesehatan. Jamur mudah dicerna dan dilaporkan berguna bagi para penderita penyakit tertentu. Jamur merang misalnya, berguna bagi penderita diabetes dan penyakit kekurangan darah. Memang, setiap jenis jamur mengandung khasiat obat tertentu (baca: Kahasiat Jamur).
Jamur mempunyai nilai gizi tinggi, terutama kandungan proteinnya sekitar 15%—20% (bobot kering). Daya cernanya pun tinggi, 34%—89%.
Kelengkapan asam amino yang dimiliki jamur lebih menentukan mutu gizinya. Kandungan lemak cukup rendah, antara 1,1%—9,4% (bobot kering), berupa asam lemak bebas mono ditriglieserida, sterol, dan fosfolipida.
Jamur juga merupakan sumber vitamin antara lain thiamin, niacin, biotin, dan asam askorbat. Umumnya, jamur kaya akan mineral terutama fosfor, kalsium, dan zat besi.

Belum Terpenuhi
Sampai saat ini jamur lebih banyak diproduksi di Jawa. Berdasar data MAJI, setiap hari Jabar memproduksi 15—20 ton jamur merang dan 10 ton jamur tiram.
Sementara jamur kuping, dengan sentra utama Jateng, setiap hari memproduksi 1 ton. Disusul jamur shiitake dengan produksi 500 kg/hari.
Sebagian besar produksi jamur dipasarkan dalam bentuk segar. Kota-kota besar menjadi tujuan pasar utama jamur selama ini. Pasar Jakarta misalnya, dipasok dari Karawang, Bandung, Bogor, dan Sukabumi. Dari Cisarua Bandung saja, setiap hari, tidak kurang dari 3 ton jamur tiram masuk Jakarta. Misa memprediksi, kebutuhan pasar Jakarta terhadap jamur merang sekitar 15 ton/hari. Sementara Karawang baru mampu memasok 3 ton.
Untuk jamur kuping terutama diserap pasar Jateng, lantaran banyak dibutuhkan industri jamu. Walau demikian, jamur kuping dari Jateng pun masuk Bandung, sehari tidak kurang dari 200 kg.
Selain dijual segar, sebagian pelaku usaha melakukan diversifikasi produk dengan memproduksi keripik dan tepung. Rina di Bandung misalnya, setiap hari memproduksi 50—100 kg keripik jamur tiram. Sampai saat ini dia mengaku belum mampu memenuhi permintaan yang mencapai 500 kg—2 ton. Sementara tepung banyak dibutuhkan industri untuk memenuhi kebutuhan kelompok vegetarian.
Walau banyak dibutuhkan, “Seluruh produksi jamur baru memenuhi 50% dari permintaan pasar,” ucap Kudrat. Belum lagi ditambah permintaan pasar luar negeri, seperti Singapura, Jepang, Korea Selatan, China, Amerika Serikat, dan Uni Eropa (Tabel 1). “Sampai saat ini permintaan itu belum bisa dipenuhi,” imbuh Basuki Rachmat, Sekjen MAJI. Ir Misa MSc., petani jamur merang di Karawang, yang juga Kepala Pusdiklat Budidaya Jamur Merang Indonesia, pun membenarkan permintaan pasar ekspor belum sanggup terpenuhi. “Untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri saja masih kurang,” imbuh lulusan Teknik Kimia ITB ini yang sudah bertani jamur sejak 1990 lalu.

Harga Stabil
Dibanding komoditas lain, harga jamur terbilang stabil. Mungkin lantaran jamur bukan komoditas pokok seperti beras, cabai, maupun bawang merah.
Dalam dua minggu pertama September, harga jamur merang di tingkat petani Rp9.000—Rp10.000/kg (BEP Rp6.000/kg). Selisih harga di tingkat pengumpul lebih tinggi Rp3.000—Rp4.000/kg. Di pasar, harganya menjadi Rp15.000—Rp20.000/kg. “Karena rantai tataniaganya cukup panjang, selama ini keuntungan dari bisnis jamur merang lebih banyak dinikmati para pengumpul,” tandas Kudrat.
Kalau jamur tiram, keuntungannya lebih banyak dinikmati oleh petani. Pengumpul paling memperoleh keuntungan Rp1.000—Rp2.000/kg. Harga jamur tiram di tingkat petani pada kurun waktu yang sama rata-rata Rp5.300/kg (BEP Rp4.000/kg). Di pasar induk Rp6.000/kg (subuh) dan di pasar kecil Rp10.000/kg.
Harga jamur kuping basah di tingkat petani rata-rata Rp6.000/kg. Di pasar Rp8.000/kg. Sedangkan jamur kuping kering berkisar Rp35.000—Rp50.000/kg. Menurut Adi, untuk menghasilkan sekilo jamur kuping kering diperlukan 6 kg yang basah.
Kendati harganya cukup menggiurkan, ada saat dimana jamur segar kurang laku, yaitu 1—2 minggu setelah Lebaran. Setelah itu harganya normal kembali. Oleh sebab itu, diversifikasi produk menjadi sangat penting.

Stagnan
Dalam 2 tahun terakhir, produksi jamur stagnan, bahkan cenderung menurun. Padahal petani pembudidaya sudah cukup banyak. Petani inti jamur merang sekitar 5.000 orang, jamur tiram 600 petani, jamur kuping 200 petani, dan pengusaha shiitake sekitar 10 pelaku.
Menurut Kudrat, yang mempengaruhi stagnasi produksi lantaran ada sekitar 30% petani jamur merang maupun tiram yangg kolaps, karena mereka tidak mampu lagi untuk berproduksi. Ini lebih banyak diakibatkan oleh kesulitan memperoleh bahan bakar minyak tanah, lantaran harganya naik. Padahal, “BBM merupakann 20% dari ongkos produksi,” tandas Adi.
Memang, minyak tanah bisa dikonversi dengan batubara atau kayu bakar. Namun bukan hal mudah. “Dulu, saya pernah menggunakan batubara, tapi ternyata panasnya tidak stabil, dan asapnya mempengaruhi kualitas media tanam,” aku Misa. Ditambah lagi, bila menggunakan batubara, selain susah didapat juga menghasilkan limbah debu. Sementara budidaya jamur harus benar-benar bersih.
Selain itu, para petani juga dihadapkan kepada persoalan akumulasi hama penyakit. Di Kabupaten Bandung misalnya, petani dipusingkan oleh serangan cendawan Aspergillus sp. Cendawan ini sangat mengganggu media tanam (baglog) sehingga pertumbuhan jamur tiram terhambat, bahkan mati. Hal ini terjadi saat kemarau panjang atau hujan berkepanjangan. Di lain pihak, “Sekitar 50% biaya produksi terdiri dari media tumbuh,” ucap Kudrat.
Pun di Yogyakarta, para petani jamur kuping kelimpungan oleh serangan hama krepes (tungau). Pengendalian dengan racun akarisia bukan solusi, lantaran jamur merupakan produk organik.

Usaha Sarana
Selain mengandalkan penjualan jamur segar, beberapa petani jamur memilih menjual bibit botolan dan baglog. Kudrat, yang juga pemilik perusahaan jamur CV. Citi Mandiri di Ciasura Bandung, selain memproduksi jamur tiram, juga menjual bibit dan baglog. Dari 15 kumbung yang diusahakan, setiap hari ia memproduksi 10.000 baglog dan bibit botolan.
Demikian pula Adiyuwono yang mulai merintis usaha sejak 2003. Setiap bulan ia memproduksi 100 ribu baglog, 10—40% diantaranya untuk jamur kuping. Sementara produksi bibitnya sebanyak 30.000 botol/bulan.
Bibit ia jual Rp4.000—Rp5.000/botol. Sedangkan baglog jamur tiram dijual Rp1.600 dan Rp1.400 untuk baglog jamur kuping. Selain diserap petani di Jawa, bibit itu dilempar sampai ke Sumatera dan Kalimanatan.
Hal serupa dilakukan juga Jemy Susanto, pemilik perusahaan Jamur Agro Lestari di Solo. Setiap bulan ia memproduksi bibit F2 1.000 botol dan 20.000 baglog. Bibit dan baglog ini ia pasarkan hingga ke luar Jawa. Jemy mematok harga bibit Rp59.000 untuk Jawa dan Rp69.000 luar Jawa.
Berdasar data MAJI, omzet perdagangan media tanam mencapai Rp 4,4 miliar/tahun. Sedangkan omzet perdagangan bibit mencapai Rp 750 juta setahun. Adapun omzet perdagangan jamur segar mencapai Rp 17,3 miliar/tahun.(dwi)

KHASIAT JAMUR
1. Jamur Merang
Mengandung antibiotik yang berguna untuk pencegahan penyakit anemia, menurunkan darah tinggi, dan pencegahan penyakit kanker. Eritadenin dalam jamur merang dikenal sebagai penawar racun.
2. Jamur Tiram
Sumber protein nabati yang tidak mengandung kolesterol dan mencegah timbulnya penyakit darah tinggi dan jantung, mengurangi berat badan, dan diabetes. Kandungan Vit. B-komplek tinggi, dapat menyembuhkan anemia, anti tumor, dan mencegah kekurangan zat besi.
3. Jamur Kuping
Lendirnya berkhasiat menetralkan racun yang terdapat dalam bahan makanan, sirkulasi darah lebih bebas bergerak dalam pembuluh jantung.
4. Jamur Champignon
Sumber protein nabati, mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah koroner pada penderita penyakit hipertensi dan jantung akibat kolesterol. Dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetik dan formula obat penghalus kulit.
5. Jamur Shiitake
Meredakan efek serangan influenza, menghambat pertumbuhan sel kanker, leukemia, dan rheumatik. Enzim-enzim yang terkandung di dalam shiitake dapat memproduksi asam amino tertentu yang mampu mengurangi kadar kolesterol dan menurunkan tekanan darah. Jamur ini pun dipercaya sebagai aprodisiak.

RAHASIA BUKA USAHA
Jangan hanya menghitung keuntungan, tapi Anda mesti memahami segala risiko usaha. Berikut rahasia usaha tani jamur hasil penelusuran dari para pelaku yang sudah eksis 5—15 tahun.
 Efisiensi biaya produksi. Bila ada pesaing atau kegagalan di atas standar, dengan efisiensi, asset bisa diamankan.
 Safetis. Agar untungnya tinggi, upayakan agar kontaminasi tidak lebih dari 10%. Kontaminasi 60% berarti kolaps. Bila perawatan setengah-setengah, bisnis paling bertahan 3 tahun. Sebaliknya, dengan perawatan semestisnya, satu siklus usaha bisa bertahan 5—6 tahun.
 Higienis. Hati-hati menggunakan bahan untuk media tumbuh karena bisa mengundang hama penyakit. Hindari penggunaan pestisida. Untuk pengadaan bahan cari 3 M: murah, mudah, dan hasilnya maksimal. Manfaatkan sumber bahan yang ada di wilayah masing-masing (jerami, tongkol jagung, limbah sawit, eceng gondok, serbuk gergaji, polard).
 Dinamis, inovatif, dan kreatif. Gali dan perdalam ilmu sesuai pengalaman yang terjadi di wilayah masing-masing. Tiap daerah potensial mengembangkan cara-cara budidaya yang kondisional. Sebab dengan cara yang khas akan memperoleh biaya produksi lebih murah.
 Perhatikan standar-standar keberhasilan. Bisnis jamur mempunyai tahapan budidaya: membuat serbuk, mengukus, memasukan bibit (inokulasi), inkubasi, penumbuhan, panen, pascapanen. Kelalaian di setiap tahapan mesti segera diperbaiki. Semua kegiatan mesti tercatat.
 Diversifikasi. Untuk mempercepat putaran uang, di luar budidaya, lakukan juga bisnis bibit dan baglog. Cash flow bibit hanya dua minggu. Sedangkan baglog 1 bulan.

Sumber : AGRIBUSINESS

Read more...

Kontroversi Ciuman K.D dan Raul.


Belum habis masalah perceraiannya dengan Atha, Raul Lemos sudah menuai masalah baru. Gara-gara ciumannya dengan Krisdayanti dalam sebuah preskon belum lama ini, baik Raul maupun KD dituntut karena diduga melakukan tindak pidana. Laporan itu disampaikan langsung oleh pengacara yang juga anggota LSM Hajar kepada SPK Polda Metro Jaya, Jumat (23/7).

"Melaporkan Krisdayanti dan Raul Lemos, yang diduga telah melakukan tindak pidana keasusilaan. Untuk pasalnya 281 jo 28 KUHP, jo pasal 1 ayat 1, (dan) pasal 32 UU No. 44 tahun 2008 tentang pornoaksi. Yang kita laporkan adalah tindak pidananya. Pengembangan polisi untuk menerapkan pasal mana itu adalah kewenangan polisi," tutur Yaser.

Ditemui usai melaporkan mantan istri Anang Hermansyah tersebut pada Jumat (23/7), Yaser menegaskan bahwa dengan adanya pelanggaran ini baik KD maupun Raul bisa dipenjarakan. "2 tahun atau lebih, apalagi dengan UU Pornografi sampai 5 tahun ke atas," ujarnya.

Diakui Yaser, sebelumnya pihak LSM Hajar sendiri memang belum melakukan pembicaraan dengan KD dan Raul. Tapi menurut mereka seharusnya selaku public figure sudah harus mengerti mengenai hal-hal seperti apa yang bisa dipertontonkan ke ranah publik. Ia pun memberikan contoh atas kasus video porno yang meresahkan belakangan ini. "Kasus Luna Maya, ada beberapa pemuda memperkosa anak kecil. Itu menjadi catatan kalau public figure melakukan ini, bagaimana nasib anak bangsa," ujarnya.

"Ini bukan ancaman untuk KD. Kita hanya ingin dia mengerti bahwa tindakan itu tidak dilakukan, bahwa tindakan itu ada unsur pidananya. Dia harus sadar efeknya seperti apa karena dia public figure. Di kasus Ariel awalnya untuk konsumsi pribadi, tapi karena lain hal jadi kesebar. Tapi kalau untuk kasus KD, itu sudah mempertontonkan, jadi untuk UU Pornografi kena, dan lebih parah dari kasus Ariel - Luna karena ini dengan niat mempertontonkan di depan umum, apalagi di depan media elektronik," urai Yaser

Read more...

Persamaan Yuni dan K.D


Dua penyanyi papan atas Indonesia asal Batu, Jawa Timur, Yuni Shara dan Krisdayanti banyak menuai sorotan publik dan media akhir-akhir ini. Tentunya, kisah cinta mereka yang bak sinetronlah yang menjadi berita menarik bagi banyak orang karena dianggap tidak biasa. Kedua kakak-beradik ini pada awal karirnya bisa dianggap sebagai 'wanita dengan hidup, keluarga, dan karir yang sempurna'. Namun kini, setelah keduanya menyandang status sebagai janda, mata publik tidak lepas dari cerita cinta yang mereka jalani dengan laki-laki 'luar biasa'.

Apakah persamaan mereka sebagai kakak-beradik yang akhirnya membawa mereka ke arah yang sama? Apakah perbedaan dari hubungan cinta yang dijalani keduanya saat ini? Kita lihat saja:


Krisdayanti & Raul LemosYuni Shara & Raffi Ahmad
Usia35 Tahun.38 Tahun.
Status perkawinanJanda (Anang Hermansyah).Janda (Raymond Manthey dan Henry Siahaan).
Alasan perceraian(Dikabarkan) Karena perselingkuhan yang dilakukan KD.(Dikabarkan) Karena kasus hukum yang menimpa Henry Siahaan dan masalah finansial.
Sekarang sedang dekat denganRaul Lemos.Raffi Ahmad.
Status pria yang berhubungan dekatDalam masa perceraian dengan (Sechah Salem Sagran).Belum pernah menikah (aktor dan presenter muda berusia 23 tahun).
Kontroversi
- Kasus perselingkuhan KD yang ditengarai menjadi penyebab perceraian dengan Anang.
- Kasus kedekatan dengan Raul Lemos, yang masih menyandang status sebagai suami Atha (yang dituduhkan juga menjadi penyebab keretakan rumah tangga Raul-Atha).

- Kedekatan dengan Raffi Ahmad, yang jauh lebih muda dari Yuni Shara.
- Status Yuni yang janda dengan beberapa anak vs status Raffi yang “perjaka”.
Pandangan publikCenderung negatif.Cenderung negatif (pada awalnya), namun berangsur membaik setelah keterbukaan mereka kepada publik (sempat menerima penghargaan sebagai Best Couple of the Year 2010 versi Insert).
Hubungan cintanya berseteru dengan
- Atha (istri Raul Lemos).
- Sering disangkutkan dengan Anang (mantan suami KD).

Sikap kepada media/publikPada awalnya tertutup, menyangkal, namun setelah santer KD menyatakan putus dari Raul. Terakhir, mereka sangat terbuka kepada publik/media, dengan menunjukkan kemesraan dan pengakuan hubungan kembali.Menyangkal pada awalnya, namun berangsur terbuka dan mengakui hubungan spesial keduanya.
Simbol cintaMasing-masing mengenakan kalung berinisial RY (Raul-Yanti dan Raffi-Yuni).

Sumber : kapanlagi.com

Read more...

Seto Kecewa Suara Anak Indonesia Diabaikan


Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi kecewa hasil Kongres Anak Indonesia tidak dibacakan di hadapan Presiden Susilo Bambang Yhudoyono.

"Pembacaan Suara Anak Indonesia sudah tradisi tiap tahun diperdengarkan kepada Presiden," ujar Seto, dihari Anak Nasional, di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Jumat.

Seto mengemukakan, rencananya yang membacakan Suara Anak Indonesia itu, dari perwakilan Jawa Barat Maesya Rangga Wasti, dari Bangka Belitung, dan Arief Rohman Hakim.

Maesya dengan mata berkaca-kaca mengatakan kecewa tidak bisa menyampaikan aspirasi delapan butir Suara Anak Indonesia.

"Padahal ini hasil Kongres Anak Indonesia di Pangkal Pinang, pada 22 Juli lalu," terang Maesa.

Lebih lanjut, Mantan Ketua Komnas PA itu mengatakan, akan memberikan langsung Suara Anak Indonesia tersebut ke Menteri Pendidikan Nasional(Mendiknas) Muhammad Nuh.

"Semoga hasil Suara Anak Indonesia yang disepakati di Kongres Anak Indonesia ini dapat disampaikan Mendiknas kepada Presiden," terang Seto.

Delapan butir Suara Anak Indonesia itu, kata Maesya, mengajak anak Indonesia bersatu padu berpegangan tangan. Katanya, saling toleransi, menghargai perbedaan.

"Untuk berbuat yang baik bagi bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia,"ujarnya.

Butir kedua, Maesya mengatakan, Anak Indonesia memerlukan dukungan pemerintah untuk memfasilitasi forum-forum anak di daerah.

"Kongres Anak Indonesia sebagai mekanisme nasional pemenuhan hak partisipasi anak,"lanjutnya.

Suara Anak Indonesia yang ketiga, ujar Maesya, agar Pemerintah untuk menyediakan rumah perlindungan bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus.

"Seperti anak terlantar, anak korban kekerasan, anak korban perdagangan anak, korban bencana dan anak yang berhadapan dengan hukum disetiap kabupaten,kota dan provinsi,"komentarnya.

Maesya juga mengemukakan, agar pemerintah untuk mencanangkan gerakan nasional melawan kekerasan dan kekejaman terhadap anak.

Butir keempat Suara Anak Indonesia, terang Maesya, mengusulkan agar mendahulukan agar mendahulukan mediasi sebagai proses penyelesaian bagi kasus anak-anak yang berhadapan dengan hukum.

"Suara Anak Indonesia yang kelima, mendukung peningkatan APBN untuk alokasi pendidikan agar kualitas dan fasilitas pendidikan merata di seluruh Indoneisa,"ujar Maesya.

Kami anak Indonesia, kata Maesya, memerlukan jaminan kesehatan khusus anak dengan membebaskan biaya kesehatan bagi anak.

"Kami anak Indonesia bertekat mempersatukan teman-teman kami yang berada di daerah terpencil, daerah terisolir, daerah pembatasan dengan adanya dukungan sarana dan prasarana yang memadai,"katanya.

Suara Anak Indonesia yang kedelapan, Maesya mengatakan, memohon perlindungan dari bahaya rokok sebagai zat adiktif.

"Dengan melarang iklan rokok, menaikkan harga rokok, membuat peringatan bergambar pada bungkus rokok dan menjauhkan akses anak-anak dari rokok, " kata Maesya.

Sumber : antaranews.com

Read more...

Share it

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP